buy essay
adidas nmd

Sejarah

Indonesia merupakan negara maritim, mengingat dua pertiga wilayahnya berupa wilayah perairan laut. Potensi wilayah perairan laut yang sangat besar, sehingga diperlukan penanganan dan pengelolaan yang maksimal dan profesional. Pemerintah Indonesia telah berusaha menangani potensi tersebut dengan membentuk Departemen Kelautan dan Perikanan. Pengembangan bidang kelautan dirasakan sangat penting melibatkan berbagai departemen antara lain: Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Perindustrian utamanya unsur industri maritim dan Perdagangan dan Departemen Pendidikan Nasional, serta departemen terkait lainnya.

Kemudian didirikan Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro yang bermula bernama Pendidikan Ahli Teknologi (PAT) yang bernaung dibawah Universitas Diponegoro dengan jenjang Diploma III. Pada tahun 1983, PAT berubah menjadi Fakultas Non Gelar Teknik (FNGT) dengan induk Universitas Diponegoro. Jurusan yang ada pada FNGT ini adalah : Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Program Studi Teknik Kimia dan Program Studi Teknik Perkapalan. Selanjutnya pada tahun 1994, sesuai dengan surat Rektor Nomor : 6174/PT09.H/94, tanggal 15 Juli 1994, perihal pendayagunaan sumber daya yang dimiliki FNGT dialokasikan ke dalam kegiatan Penyelengaraan Pendidikan Program Diploma III Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Sejak saat itu Program Studi Teknik Elektro menjadi salah satu program studi yang terintegrasi dalam Program Diploma III Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Universitas Diponegoro tetap memiliki komitmen yang tepat dan kuat dalam menyongsong masa depan yang dituangkan dalam Pola Ilmiah Pokok (PIP) yang berorientasi pada Pengembangan Wilayah Pantai (Coastal Region Eco-Development). Sinkronnya pengembangan Universitas Diponegoro di masa depan melalui program pendidikan maka dibentuklah Tim Penyusun usulan pembukaan Program Studi S1Teknik Perkapalan pada tahun 1998. Selanjutnya tim tersebut melakukan Studi Kelayakan pembukaan Program Studi S1 Teknik Perkapalan dengan melakukan studi banding dan survey ke Perguruan Tinggi yang telah memiliki Jurusan/Program Studi Teknik Perkapalan, juga kedunia industri Maritim dan Departemen yang terkait dengan Teknologi Kelautan umumnya, Teknik Perkapalan khususnya, kemudian dikaji dan disusun dengan cermat dan matang sehingga berbentuk proposal kemudian disampaikan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Jakarta. Berdasarkan usulan tersebut, maka Program Studi S1 Teknik Perkapalan berdiri berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 3026/D/I/2002 tanggal 28 Oktober 2002. Yang selanjutnya dinyatakan sebagai tanggal lahirnya Program Studi S1 Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Pada saat ini Program Studi S1 Teknik Perkapalan, didukung oleh  sebanyak 17 orang dosen dan komposisi kualifikasi dosen adalah 12 orang dosen bergelar Magister (S2), 3 orang dosen calon Doktor (S3) dan 2 orang dosen calon Magister (S2).