Mahasiswa Perkapalam UNDIP KKL di Surabaya – Bali

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro telah berlangsung pada tanggal 5 hingga 9 Mei 2026 dengan mengunjungi Surabaya dan Bali. Sebanyak 147 mahasiswa angkatan 2023 mengikuti kegiatan ini dengan didampingi dosen dari Departemen Teknik Perkapalan.

Selama kunjungan, rombongan mahasiswa dan dosen pendamping melaksanakan serangkaian kunjungan edukatif ke dua lokasi strategis. Di Surabaya, rombongan mengunjungi Laboratorium Hidrodinamika BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Mahasiswa berkesempatan mengamati secara langsung fasilitas pengujian skala industri, termasuk towing tank yang digunakan untuk uji tahanan, propulsi, dan olah gerak model kapal. Para peneliti BRIN memberikan penjelasan komprehensif mengenai metodologi eksperimen hidrodinamika, pemanfaatan teknologi simulasi numerik, serta inovasi desain kapal modern yang efisien dan berkelanjutan. Kunjungan ini sangat relevan dengan mata kuliah Hidrodinamika Kapal, Desain Kapal, dan Teknologi Bangunan Apung yang telah dipelajari di kampus.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bali dan mengunjungi Pelabuhan Benoa yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (PELINDO). Di pelabuhan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman praktis mengenai operasional pelabuhan pariwisata dan logistik maritim, termasuk manajemen terminal penumpang untuk kapal pesiar dan ferry, fasilitas dermaga, sistem navigasi, prosedur bongkar muat, serta penerapan standar keselamatan dan keamanan (ISPS Code). Pihak pengelola PELINDO menjelaskan integrasi antara desain kapal dengan infrastruktur pelabuhan serta upaya pelestarian lingkungan maritim. Pengamatan langsung terhadap aktivitas kapal di pelabuhan memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang di industri pelayaran serta pariwisata bahari. Kegiatan KKL ini berlangsung dengan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh peserta. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman langsung di luar ruang kuliah, tetapi juga mampu menghubungkan teori akademik dengan praktik industri maritim. Interaksi dengan peneliti BRIN dan praktisi PELINDO membuka wawasan mengenai peluang riset dan karir di sektor perkapalan nasional. Dosen pendamping memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan memberikan bimbingan akademik yang optimal.