Tingkatkan Angka Efisiensi Edukasi, Fakultas Teknik Undip Fokus pada Strategi Lulus Tepat Waktu

Kamis, 23 April 2026, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan lokakarya berjudul “Strategi Peningkatan Kelulusan Tepat Waktu dalam Mendukung Pencapaian IKU 1 Berdampak”. Kegiatan ini berlangsung di R. Sidang SenatGedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 3.

Lokakarya ini merupakan upaya dari Fakultas Teknik Undip dalam memenuhi target Indikator Kinerja Utama (IKU) Diktisaintek Berdampak 1, yaitu Angka Efisiensi Edukasi Perguruan Tinggi (AEE PT). Dalam IKU baru ini, setiap perguruan tinggi didorong untuk mengelola proses pendidikan dengan baik agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.

“AEE ini adalah mahasiswa yang lulus tepat waktu dibagi dengan jumlah mahasiswa aktif. Jadi, kalau mahasiswa aktifnya masih banyak, tentunya pembaginya banyak sehingga capaian persentase AEE-nya menjadi rendah,” ujar Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Ir. Nita Aryanti, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

Prof. Nita menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus mencari solusi untuk meningkatkan capaian IKU ini. “Fokus dari kegiatan hari ini, harapannya adalah menurunkan pembaginya supaya sedikit dan meningkatkan bagian atasnya supaya persentasenya lebih tinggi,” ucapnya.

Lokakarya ini dihadiri oleh para Ketua Program Studi yang ada di lingkungan Fakultas Teknik Undip. Dalam kegiatan ini, para Ketua Program Studi mempresentasikan hasil pemantauan studi terhadap mahasiswa aktif serta strategi untuk menangani mahasiswa di program studinya agar bisa lulus tepat waktu.

Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menekankan bahwa lokakarya ini penting karena terkait dengan kualitas pendidikan di Fakultas Teknik Undip.

Workshop ini sangat penting, karena workshop terkait strategi peningkatan lulus tepat waktu ini, dan namanya fakultas, bisnis utamanya kan ini, meluluskan mahasiswa. Jadi makanya ini yang paling utama,” jelas beliau.

Beliau berharap, lokakarya ini bisa menjadi wadah bagi tiap program studi untuk menyelesaikan permasalahan studi yang ada di program studinya.

“Mohon segala sesuatu kita komunikasikan. Yang tidak bisa diselesaikan di departemen, bisa berkomunikasi ke kami di fakultas. Siapa tahu kita carikan solusi. Kami paham, mengurusi mahasiswa itu memang susah,” pesan Prof. Jamari.

Sumber Berita